Senin, 16 Juni 2014

Hiking to Banyu Anjlok Beach

oooo.. hiking, serious hiking?? hiking ke pantai?? msak k pantai hiking??
Dan semua jawabannya adalah iya, iya bener hiking ke pantai..

Capek juga sih, dan baru pertama kali ke pantai mesti hiking dulu, mending kalau t track nya lurus- lurus saja ya, ini naek turun bukit nyeberang sungai pula dan waktu pulang nyeberang sawah.. oh perfect.. ya secara saya ini jarang sekali hiking, paling ya jalan di mall berjam- jam hahaha.. Pantai Banyu anjlok(Emang namanya gitu hehehe ) ini terletak di daerah Dampit, Kabupaten Malang, kalau dari kota masih sekitar 2-3 jaman lah kalau naik mobil, kalau motor bisa lebih cepat, kok..
Sungai yg harus kami seberangi
Ini nih jalan yg mesti kita lewatin..
Perjalanan dari tempat parkir atau pantai terdekat sekitar 1-2 jam tergantung kitanya sih, klo saya ya hampir 2 jam hahha.. itu plus nyasar lo teman- teman hehehe.. sebenarnya kalau lagi cuaca bagus kita bisa naik kapal sekitar 15 menit saja.. oh ok, beda jauh ya.. itu karena kalau ikut tracking ini mesti naik turun bukit dulu.. selain pantai banyu anjlok, kalau naik kapal kalian juga bisa ke pulau di sekitar pantai. Tapi sekali lagi akibat kondisi yg tidak memungkinkan kami harus mengubur impian singgah di private island itu ,, hikhiks..

Hasil jepretan dr bukit, waktu tersesat.. tsaah.. 

Ya, walaupun gagal ke Private Islands, cukuplah ke Pantaiyang masih perawan alias masih jarang yang ke sini.. suasana cukup tenang apalagi yang mau berenang, bisa memilih 2 cara berenang di laut atau berenang di atas air terjun. Ya memang kalau mau berenang di atas air terjun mesti naik bebatuan dulu, tapi pemandangannya ok banget selain itu ada seperti kolam renang gt d atas. Tapi gara- gara saya malas untuk berbasah- basah ria akirnya saya di bawah saja menunggu teman-teman saya berenang hahaha.. dan melihat dari foto saja hehhe..

Suasana yang cukup tenang, sejuk, dan saya capek hampir membikin saya tertidur.  Pantai ini masih sangat bersih, tidak ada sampah berserakan seperti pantai- pantai di Malang pada umumnya dan dibeberapa sisi pantai dapat dilihat karang- karang yang cukup indah, ya walaupun tidak seperti karang- karang di belitung tapi cukup lah. ah hampir lupa di bawah air terjun ada guanya lo.. komplit kan.. jadi mesti masuk air terjun buat bisa masuk gua, ya walaupun guanya kecil tpi di foto bagus deh.. serasa kaya dimana gitu hahaha
Hasil Jepretan Mba Titis ini hehehe..

Tak terasa kami dipantai itu sudah hampir 6 jam, sehingga kami memutuskan untuk pulang selain udah capek dan sudah ada rombongan yang alay pada dateng (bukan maksud apa- apa tapi memng begitu mereka.. maaf hehehe) mendung sudah terlihat semakin tebal saja.

Baru setengah perjalanan hujan deraspun mengguyur kami, karena sudah siap kresek untuk tempat barang- barang elektronik, kami pun menerjang hujan hwahahah, sudah deh basah- basah saja hahaha.. itung- itung hujan-hujan hehehee. Walaupun kami sempat mengambil daun pisang, tetap saja basah kuyup. sungai kecil yang kami lewati sudah berubah cukup deras, sehingga kami memutuskan untuk sedikit berputar arah dan menggunakan jembatan baru, yang cukup jauh dan harus melewati sawah-sawah dan kebun warga.

takeb by mba titis
Sudah hujan, lewat sawah, dan kebun kebayangkan itu lumpur di celana apalagi saya pakai celana biru muda, jadi sudah bisa dibayangkan ya kan ya kan akirnya celana saya menjadi warna coklat susu hwhahahah..

Kesimpulannnya adalah saya harus banyak olahraga, la kok? iya gegara terasa banget kalau saya tidak begitu kuat untuk jalan jauh apalagi model hiking, hehehe.. untungnya Mba titis ini sabar dan mau menemani saya hehehe Makasih ya Mba.. lain kali kalau ke Malang kemanapun hayuk sudah ahahahaha..

Thanks, udah mau baca catatan kegiatan saya..,



Selasa, 03 Juni 2014

Banyak Jalan Menuju Karimunjawa Part 2

Setelah part1 yang lebih banyak mengulas tentang cara kita untuk sampai di Karimunjawa, sekarang akan saya bagikan cerita saat kami menikmati indahnya kepulauan Karimunjawa.

Hari Ketiga,
sebelum kami meninggalkan Wisma Apung yang super wow, saya akan bagikan foto-foto kami di Wisma Apung hehehe..
Pemandangan dari Belakang Wisma
Regi lagi coba jadi pelaut ini hwahhaa
Pemandangan Pagi hari
Berenang bersama anak-anak sesama penghuni wisma apung, kita sih Happy2 ja d kasih makan ortu mereka heheh
 Siang sekitar jam 1 an kami, harus pindah penginapan karena memang kami hanya menyewa Wisma Apung 1 hari saja, cuma mau merasakan rasanya di Wisma Apung, hehehhe.. Setelah itu kami ke Pulau utama pulau Karimunjawa untuk mencari penginapan baru. Akirnya kami memutuskan untuk memilih menginap di rumah warga yang harga 1 kamarnya hanya berkisar Rp 60.000,- untuk satu kamar. Karena ceweknya hanya ber3 so kami jadi satu kamar saja, Ngirit bro.. hahahah

Sore pun kami tidak kemana- mana hanya menyelusuri desa dan berfoto-foto di Desa sambil bermain Badminton. Ya cuma yang mau saja sih, yang lain yg masih kecapekan cuma duduk-duduk manis saja. (ok setelah di cari2 foto yang bagian ini hilang tak berbekas... sial).

Malamnya karena kelaparan kami memakan mie istan yang kami bawa, untung pemilik rumah mengijinkan untuk memakai kompornya buat bikin mie. hehhehe.. rumayan lah mengganjal perut...

Hari Keempat,
Setelah fix harga untuk kapal mengelilingi kepulauan Karimunjawa, pukul 6 pagi kami sudah berada di Pelabuhan untuk memulai perjalanan. Harga yang kami dapat Rp 300.000,- seharian itu sudah termasuk lifeguard and alat snorkeling , so kalau dibagi 9 orang murah baget kan.. hehehe.. Perjalanan pertama kami menuju ke Pulau Cemara Besar dan gosong cemara (lupa saya mana yang lebih dulu dikunjungi apa Cemara besar atau kecil hehehhe). Pulaunya sangat bagus.. apalagi daerah gosongnya seolah- olah kita berada di tengah- tengah lautan.


Love this place
Setelah puas bermain di sana tujuan kedua adalah snorkeling spot di dekat Pulau Cemara hahaha.. (entah itu besar atau kecil). Ya maaf karena kamera kami tidak dapat untuk di dalam air akirnya, ya sudaaaah tidak ada foto yang bisa dibagikan. But, saya berani jamin ini sangat- amat baguuus baget spotnya hehehhe.



Setelah itu kami makan siang dulu di kawasan Pantai Barakuda kalau tidak salah hahaha.. kamipun membuka bekal kami dan masak mie instan hwahahah.. Bodohnya adalah air tawar yang kami bawa hampir habis dan kami akirnya memasak mie dengan air laut.. hwahahha jadi kebayangkan ASIIINNYA bagaimana ehhehehe.. tapi gegara kami laper setengah mati ya sudah deh dimakan sajooo.  Di pantai ini ada spot foto yang cukup bagus hehhe


Mari makan
Kunjungan selanjutnya kami ke Pulau menjangan Besar dan kecil. Kalau di Menjangan Besar terdapat kolam yang digunakan untuk pengunjung agar bisa berenang dengan Hiu, tapi karena kami sudah berenang dengan hiu di Wisma so, kami tidak mau renang di kolam itu lagi heheh.. jadi kami cuma duduk-duduk menikmati sore hari.


Seluruh rangkaian selesai kira- kira hampir pukul 6. Dan ada shocking moment saat tiba di penginapan. Yaitu memory card kamera ilang entah kemana, padahal yang tadi dipakai foto cuma kamera itu saja.. hwaaaaaa... panik sudah serombongan, ok tenang dan mari di cari. Akirnya saya yang ke rumah pemilik kapal untuk mencari siapa tahu ketinggalan. Dan yang bikin puyeng kata bapaknya, dia tadi nemu kaya kartu kecil trus dikira gak penting dibuang ke laut. Waduh serombongan sudah kepingin nangis aja denger kabar buruk itu, tapi karena bapak nelayan baik hati dia cariin t MC dan alhamdulillah ketemu walaupun sudah basah kuyup dan terkena air laut.

sampai penginapan kami cuma bisa berdoa agar t MC gak rusak dan kami taruh bawah lampu agar cepet kering, dan berharap hasil foto baik- baik saja. Kami segera mencari warnet terdekat agar bisa copy t foto kalau- kalu tar rusak, dan kami menghabiskan waktu hampir 3 jam di warnet cuma buat ngeburning t file foto. Tapi alhamdulillah fotonya selamat semua. hehehhe..

Hari ke lima,
Paginya kami harus segera siap- siap untuk pulang ke Jawa, dan ke rumah kami. Dengan kapal ferry yang sama kamipun pulang ke Jawa. Sampainya di Pelabuhan Kartini Bapak sopir angkot yang telah kami sewa kemarin sudah ada di pelabuhan untuk menjemput kami dan mengantar kami ke Terminal Semarang. Kamipun naik bus dari Semarang ke Surabaya (dan bodohnya kami kena tipu calo padahal harganya cuma Rp 60.000 perkepala, dan kamipun bayar Rp 100.000,- perkepala gila.. gila). Sampai SBY ke Malang juga naik bus patas, dan finnally kamipun sampai di Malang, dengan sehat selamat tanpa kekurangan apapun... alhamdulillah..



P.S gak nyesel lah tiap hari nabung and jualan barang bekas..
coz tempatnya bagus banget, dan mungkin akan sulit bagi kami untuk mengulangi ke pulau itu lagi dikemudian hari.. hehhehe