Kamis, 29 Mei 2014

Banyak Jalan menuju Karimunjawa Part 1

Waduh judulnya saja sudah berat... Isinya?? emm mungkin enggak hahahha

Perjalanan kami ke Kepulauan Karimunjawa ini merupakan perjalanan saya dan sahabat- sahabat saya terjauh. Biasanya sih hanya sekitaran Malang dan paling jauh ya ke Mlang Selatan or Kediri. Jadi perjalanan ini sangat menantang kami.

Sebelum memutuskan untuk berangkat selama hampir 3 bulan kami mempersiapkan segalanya (yaelah lama sekali hahaha), ya sebenarnya lama itu juga gara-gara nyiapain uang sakunya hehehe, maklum dulukan pada masih jadi mahasiswa kismin yang nunggu uang kiriman ortu yang tiap awal bulan pada ngantri di ATM hwahahha kasihan sekali ya..Jadi untuk mengakalinya kami memutuskan untuk membuat iuran bersama Rp 1.000,- tiap hari per anak, jadi kan rumayan paling ngak ngurangin ongkos makan sama transport dan juga gak ngeberatin buat anak kos kan.. hehehhe.

Setelah melihat berbagai spot yang harus dikunjungi dan alat transpot yang harus digunakan dan tempat menginap, akirnya pikiran untuk mencari uang lebih untuk tambahan menginap sehari di Hotel Apung pun  kami lakukan. Cara paling cepat adalah ngumpulin koran bekas, kertas bekas, sampai botol plastik buat dijual hwhhahahha. Selama sebulan akirnya terkumpul juga sekitar lebih dari Rp 300.000,- an lah rumayan. Jadi uang yang kami kumpulkan dri uang iuran plus jualan BABE cukup banyak lah hehehe.
Setelah jualan Babe mau jualan motor juga kah? hahaa
Perjalanan seminggu Ke Karimunjawa pun kami mulai...

Karena memang konsep awalnya adalah dengan sistem MBOLANG.. so kamipun memutuskan untuk memulai perjalanan menggunakan kereta Matarmaja dr Malang ke Semarang dengan harga sekitar ya kira- kira Rp 35.000/ orang lah, dengan waktu tempu sekitar 10 jam, iya 10 jam dan dengan kereta supeeer panas tanpa AC, karena dulu ekonomi gak seperti sekarang pakai AC. Perbekalan yang kami bawa pun cuma kompor portable (hah!!) mie instan, permen dan air putih 4 botol besar (sungguh tiada tara haha).

Sesampainya di Stasiun Kediri Ayah teman saya yag asli Kediri membawakan makan malam, wow sekali ya. Jadi cuma turun sebentar salaman sapa bapaknya trus capcus lanjut lagi perjalanan. Ok sampai sudah di Stasiun Madiun kira-kira jam 8 malam, gantian Bapak sama Ibu saya (begitu saya panggil mereka, karena tar ada yang protes hwahahhaa soalnya pernah ada yang nyindir gtuuu.. lupakan) ya kamipun cuma turun dan cuma salim dan mengambil snack dan makanan lainnya juga berbagai macam minuman (bukan alkohol lo ya.. ) hahaha anak kuarng ajar hehhe.

Jam 1 akirnya setelah berpanas- panas ria, akirnya kami sampai di Stasiun Semarang. Ok mari keluar dan cari tumpangan bus ke Jepara. Kapal yang ke Karimunjawa tidak berangkat setiap hari jadi kalau ketinggalan kapal kami harus menunggu 2 hari lagi baru bisa ke karimunjawa. Saat keluar dan naek angkot Bapak supir angkot justru menawari mengantar langsung ke Pelabuhan Kartini, so gak perlu ribet lagi. Kamipunlangsung setuju dengan harga sekali antar Rp 200.000,- mahal?? enggak sih kita ja ber 9 dan itu kita dianter langsung dan bisa berhenti dimanapun.

Jam setengah lima kami sudah sampai ke Pelabuhan alhamdulillah belum telat. Malah loketpun belum buka jadi kami duduk- duduk, tiduran dan foro2 GJ hahaha. Cukup ramai juga sebenarnya dan kamipun harus berjibaku untuk membeli tiket. Harga tiket KMP Muria (kapal fery yang menuju Karimunjawa) sekitar Rp 27.000,- gak mahal kan kalau Kapal Roro sekitar Rp 125.000,- hhwhehe. Perjalanan sekitar 6 jam dan karena parno mabuk laut, semua minum Antimo dan langsung tepar di kapal yang super panas hahhaa (karena perjalanan siang hari).


Sampai di Pelabuhan Karimunjawa, kami harus jalan kira-kira 2Km untuk menuju pelabuhan kecil dimana kapal yang menjemput kami untuk ke Wisma Apung berada, yaitu di atas laut hahhaa. So excited actually, penginapannya bagus banget ya walaupun lantai kamar agak lngket gara- gara air laut.

Hampir seluruh bangunan di Penginapan terbuat dari kayu, dan yang paling wow itu pemandangan yang indah di atas laut, trus bisa renang bebas di laut karena baik halaman depan belakang dan samping semua laut tinggal milih spot saja sih hehehe. Yang tak kalah menakjubkannya di tengah- tengah penginapan ada kolam Hiu dan siapapun yang mau berenang boleh banget dan gratis serta aman, Hiunya gak nakal kok jadi gak bakal gigit hehehe. Hari pertama di Karimunjawa hanya kami isi untuk istirahat dan menikmati penginapan yang wow ini. penginapan ini cukup murah kami hanya membayar sekitar Rp 180.000.- perkamar, tapi gara- gara kami hanya bawa uang seadanya jadi ya kami hanya menginap satu hari disana.
Suasana di dalam area Wisma



Salah satu ikan yang ada di Kolam renang Wisma Apung





Untuk Perjalanan Hari Ketiga akan di posting minggu depan ya.. masih banyak dateline soalnya (kayak banyak yang baca ja .. amiin)

"Noting is Impossible"




Tidak ada komentar:

Posting Komentar